SuaraBanyuurip.com –Athok Moch Nur Rozaqy
Tuban – Kepala Desa Bulurejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Ratno, menegaskan, warganya hanya meminta diperlakukan secara adil oleh Joint Operating Body Pertamina PetroChina Est Java (JOB P-PEJ), terkait kompensasi yang diberikan perusahaan ini kepada warga desa tetangga lainnya.Â
Sedangkan kompensasi berupa dana yang diminta warganya sebesar Rp50.000 per orang setiap bulan. Apalagi selama ini Desa Rahayu, Kecamatan Soko mendapatkan kompensasi dana dalam jumlah tersebut.
Â
Demikian disampaikan Kepala Desa Bulu, Ratno, saat ditemui sejumlah wartawan di lokasi unjuk rasa di Well Pad C ladang Mudi di desa setempat. “Kami menilai JOB P-PEJ tidak adil, karenanya kami meminta jumlah kompensasi sama seperti yang di Desa Rahayu,” tegas Ratno, Rabu (14/11/2012).
Dia mengungkap, seharusnya pihak perusahaan memberlakukan kebijakan yang sama. Sebab, Desa Bulurejo juga tidak jauh dari lokasi pengeboran Well Pad C.
Sedangkan tuntutan lain, berupa kompensasi air bersih, dan jaminan kesehatan karena adanya limbah dan bau pencemaran akibat aktivitas pengeboran. Meskipun bau gas yang ditimbulkan dirasakan warga secara tidak langsung.
“Tuntutan lain lebih ke dampak jangka panjangnya, sehingga selain kompensasi tuntutan itu juga penting,” tandasnya.
Sementara itu, Bagian Humas JOB P-PEJ, Nur Hasyim, mengatakan, hari ini juga akan dilakukan dialog antara warga dengan perusahaan. “Kita nunggu orasi masyarakat selesai. Mereka ingin berorasi secara bergantian yang dilakukan dari masing-masing korlap,” ujarnya. (roz/tbu)
Â