SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Semakin meningkatnya aktivitas pengembangan proyek produksi puncak 165 barel per hari sumur minyak Banyuurip semakin membuka peluang usaha bagi warga sekitar. Â Kontraktor lokal sekitar pemboran pun berharap bisa terlibat tidak hanya disebagai subkontraktor, melain langsung mainkon dari kontraktor engineering, procurement and construction (EPC) Banyuurip, Blok Cepu.
Direktur Utama CV. Prima Abadi, Kamidin menyatakan, keinginan kontraktor lokal untuk menjadi mainkon dari kontraktor EPC Banyuurip adalah wajar. Sebab sudah banyak pengalaman yang didapat kontraktor lokal dalam pengerjaan proyek Banyuurip. Salah satunya di EPC-1 yang dilaksanakan oleh PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor EPC-1.
“Diproyek EPC-1,  saya di bawah PP-RMT subkon Tripatra. Yakni, dibagian pengurukan lokasi,” kata Kamidin dikonfirmasi melalui via teleponnya, Kamis (15/11/2012).Â
Dia mengaku, akan melakukan koordinasi dengan pihak pemenang tender EPC agar tidak hanya di bawah subkon. Akan tetapi harus bisa jadi subkon dari kontraktor Mobil Cepu Limited (MCL) yang melaksanakan proyek EPC. Baik dari mainkon kontraktor EPC-1, EPC-2 maupun 5. Sehingga dapat meningkatkan pengalaman Prima Abadi di dunia proyek Blok Cepu.
“Saya sudah mempersiapkan segalanya jika jadi subkon langsung. Yang terpenting tidak ada yang saling dirugikan. Saat ini Prima Abadi sudah memasukan delapan unit armada tronton untuk EPC-5,” aku Warga Dusun Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, ring 1 sumur Minyak Banyuurip.Â
Terpisah, Direktur Utama PT. Rajekwesi Mitratama (RMT), Rahmad Aksan, mengaku salut dengan keniatan kontraktor lokal yang ingin terlibat langsung menjadi subkon di proyek Blok Cepu tersebut. Dengan begitu kontraktor lokal bisa berkembang seperti kontraktor lain dari luar daerah.
“Tripatra dan Rekind harus meningkatkan koordinasi dan transparan dengan kontraktor lokal pol terkait penenderan. Agar mereka bisa terlibat langsung jadi subkon di proyek EPC tersebut,” sambung Rahmad Aksan ketika ditemui di rumahnya di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kamis (15/11/2012). (sam/suko)