SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), belum bisa memastikan kapan sumur minyak dan gas (migas) Alas Tua Barat (ATW) di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, dan sumur Alas Tua Timur (ATE) di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa-Timur akan dieksploitasi.Â
Saat ini MCL masih melakukan proses pengkajian untuk memastikan kandungan migasnya. Tahapan kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti potensi yang ada di dalam perut bumi sumur tersebut.
Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, menyatakan, ke dua sumur tersebut masih dalam pengkajian untuk memastikan kandungan migasnya. Jadi belum diketahui secara pasti kapan akan dilakukan eksplorasi terhadap keduanya.
“Saat ini kita fokus untuk mencapai puncak produksi sesuai arahan pemerintah, Mas,” kata Rexy Mawardijaya, melalui pesan pendeknya, Jumat (16/11/2012).
Pantauan SuaraBanyuurip.com, ke-dua sumur migas di dua wilayah kecamatan berbeda namun masih satu wilayah Kabupaten Bojonegoro itu sepi tanpa ada aktivitas. Hanya saja, kedua lokasi itu dijaga oleh tenaga security secara bergiliran. (sam)