SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro– Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUD) Bojonegoro, Jawa Timur, menjadwalkan rekapitulasi penghitungan suara, Sabtu (18/11/2012) besok. Setelah penghitungan manual selesai maka akan langsung dilakukan penetapan calon terpilih pemilahan umum kepala daerah (Pemilukada) Bojonegoro.
“Perekapan hasil penghitungan suara ini cukup dilakukan satu hari. Jadi besok kita langsung umumkan hasilnya,†jelas Divisi Teknis dan Penyelenggara KPUK, Masykur .
Dia katakan,perepakan dilakukan di Kantor KPUK Jalan KH. Moh Rosyid dan dihadiri oleh saksi dari semua pasangan calon (paslon), Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwaslukada), Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan semua pihak yang terkait.
“Sesuai rencana, rekapitulasi dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai,setelah itu  penetapan akan dibuat berdasarkan berita acara rapat pleno KPUK,â€imbuhnya.
Masykur menjelaskan, KPUK akan menunggu hingga tiga hari  setelah dilakukan perekapan tersebut. Apakah ada gugatan dari pasangan calon bupati dan wakil bupati ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jika tidak maka berita acara hasil penetapan beserta lampirannya akan diteruskan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk penyusunan penetapan melalui gubernur kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Sementara itu, Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro akan mensiagakan sebanyak 551 personil untuk mengamankan jalannya rekapitulasi penghitungan suara Sabtu besok. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif pelaksanaan perekapan tersebut di Kantor KPUK besok.
“Kami sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan agar situasi tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan penetapan calon,†tegas Kapolres Bojonegoro, AKBP Rakhmad Setyadi.
Dia menyatakan, dari jumlah 551 personil tersebut diantaranya 100 personil  dari Brimob Polda Detasemen C, Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) berjumlah 100 pasukan dari Polres Bojonegoro serta TNI. Lain itu, Polres akan menyiapkan peralatan rantis seperti water canon, dua mobil pemadam kebakaran serta truk pengangkut aparat keamanan.
“Tiap personil akan mengamankan di tiga titik, yaitu kantor Panwaslu, kantor  KPUK, dan kantor Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bojonegoro,†imbuhnya. (rin/suko)