Besok, Warga Bulurejo Berunding dengan JOBP-PEJ

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Tuban – Operator Sumur Mudi, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOB P-PEJ) dijadwalkan melakukan perundingan lanjutan dengan warga Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, di kantor Kecamatan Rengel, Senin (19/11/20122) besok. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut unjuk rasa warga Bulurejo yang memblokir Well Pad C sumur migas Mudi beberapa hari lalu.

Kepala Desa Bulurejo, Suratno kepada suarabanyuurip, menjelaskan, sebelumnya ada dua opsi tempat pertemuan yakni antara balai desa dan kantor kecamatan sesuai keinginan masyarakat yang meminta pertemuan harus dilaksanakan secara terbuka.

“Pada pertemuan lalu, warga meminta dilakukan terbuka karena pihak perusahaan kerap meminta pertemuan tertutup disalah satu rumah makan,” ungkap Suratno.

Namun dari dua pilihan itu, lanjut Ratno- sapaan akrab Suratno, akhirnya pertemuan disepakati dilakukan dikantor kecamatan atas permintaan pemerintah kecamatan. Dalam pertemuan Senin besok, pihaknya akan membawa tim negoisator.

“Ada lima negoisator yang kita siapkan dari lokal warga sendiri. Selain itu,  perwakilan koordinator lapangan (korlap) dari setiap dusun juga kita jadwalkan ikut hadir,” kata Ratno menerangkan.

Baca Juga :   Diprediksi Muncul OKB Sekitar Proyek JTB

Ratno menegaskan, dalam pertemuan Senin besok warga Desa Bulurejo akan tetap mempertahankan sejumlah tuntutan sebagaimana yang disampaikan pada saat unjuk rasa di Well Pad C Sumur Mudi beberapa hari sebelumnya. Tuntutan yang dimaksud itu diantaranya pemberian kompensasi sebesar Rp.50 ribu per kepala setiap bulan, pengobatan gratis, dan pengadaan air bersih.

Disingung mengenai aksi unjuk rasa susulan, Ratno menyatakan saat ini warga masih menunggu hasil pertemuan besok dan menghentikan aksi untuk sementara.  “Demo sudah berakhir, menunggu keputusan dari pertemuan senin besok,” tandasnya.

Sementara itu, Field Administrators Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji ketika dihubungi SuaraBanyuurip sore tadi untuk memastikan pertemuan tersebut belum memberikan jawaban.

Untuk diketahui, Desa Bulurejo memiliki 1356 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di empat dusun yaitu Dusun Semutan, Mejeruk, Bulu, dan Boreng.(roz/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *