SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Camat Ngasem, Kasdan Budijono meminta CV. Asri Tehnika segera menyelesaikan pavingisasi jalan poros di Desa Mediyunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sepanjang 770 x 3,44 meter yang sempat terhenti. Dikhawatirkan,mandegnya proyek yang didanai dari program pagu indikatif tahun 2012 itu dapat memicu permasalahan berkepanjangan di desa setempat.
“Jangan seperti anak kecil saja. Kerjalah yang profesional jangan terkesan ecek-ecek. Pekerjaan belum selesai seakan lari dari tanggungjawab tanpa ada koordinasi yang baik,” kata Kasdan ketika ditemui SuaraBanyuurip di ruang kerjanya, Selasa (20/11/2012).Â
Dia tegaskan, jika tidak segera diselesaikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait akan sulit mendapatkan persetujuan dari Kecamatan untuk keperluan administrasinya. Lain itu, sesuai laporan yang masuk, tenaga kerja CV. Asri Tehnika juga masih punya tanggungan diwarung yang belum dibayar hingga saat ini.
“Sebelum semuannya selesai baik pengerjaan proyek maupun tanggungan hutang di warung warga setempat dilunasi tidak akan saya tandatangani surat pernyataan penyelesaian pembangunannya tersebut,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa (Kades) Mediyunan, Haryadi mengatakan, pavingisasi yang dikerjakan CV. Asri Tehnika masih kurang sepanjang sekitar 35 meter dari pagu sepanjang 770 meter.Disamping itu, pavingisasi yang sudah dikerjakan belum dilakukan pemasiran untuk menguatkan paving.
“Kalau tidak segera diselesaikan (permasalahan hutang di warung warga dan pengerjaan pavingisasi) Â akan saya laporkan ke polisi,” ancam Haryadi saat ditemui di Kecamatan Ngasem.
Sementara, Kepala Dinas Pengerjaan Umum (DPU) Bojonegoro, Andik Djandra dan Direktur CV. Asri Tehnika, H. AH, Nasution upaya dihubungi melalui pesan pendek sejak Senin (19/11/2012) terkait permasalahan tersebut hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban. (sam/suko)