SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban –Kecelakaan maut kembali terjadi dijalur nasional Pantai Utara (Pantura) tepatnya di Jalan Re Martadinata Tuban, Jawa Timur, Selasa (20/11/2012) dini hari tadi. Satu korban tewas seketika di lokasi kejadian yang berada disebelah pos Polisi Jalan Raya (PJR).
Korban tewas itu adalah Mashudi (50), Warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Tuban. Sedangkan teman sekaligus tetangganya Dirman (50) diketahui mengalami luka parah.
Informasi dari warga menyebutkan, kecelakaan itu bermula ketika korban mengendarai motor bernomor polisi (Nopol)Â W 6508 FI dengan kecepatan tinggi dari arah barat. Namun saat sampai di Jalan Re Martadinata tepatnya di depan Klenteng Kwan Sing Bio, korban yang diboncngkan Dirman bermaksud menyalip kendaraan besar yang banyak melintas dijalur nasional tersebut.
Tapi naas, karena bersamaan itu dari arah timur melaju motor dengan Nopol S 4981 GH yang di kendarai Wahyu David Irawan, (23), warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Kota, Tuban. Melihat gelagat tidak baik dari kendaraan lawan arah yang seakan menabraknya. Driman kemudian langsung meloncat dari kendaraannya. Sehingga terjatuh keaspal dan mengalami luka ringan.
Sedangkan Mashudi tak sempat melompat sebelum tabrakn terjadi.  Akibat tabrakan itu korban langsung terpental dan tewas di tempat kejadian. Sementara  Dirman yang lebih menguasai situasi, masih bisa selamat dari insiden maut tersebut.
“Saya lihat dari arah yang berlawanan sudah seperti mau menabrak saya karena jalannya terlalu kekanan, jadi saya langsung meloncat saja setelah ditabrak,” cerita David kepada petugas kepolisian.
Karena lokasi tabrakan berada dekat dengan pos PJR, polisi segara datang ke TKP dan melakukan evakuasi. Kedua korban kemudian dibawa  RSUD Dr Koesma dengan ambulance. (edp/suko)