SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) mensosialisasikan pengadaan barang dan jasa kepada kontraktor lokal di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur di ruang Angling Dharma lantai II Kantor Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (20/11/2012). Sejumlah kontraktor ring 1 lapangan minyak Banyuurip juga ikut dalam sosialisasi tersebut.
Field Public and Government Affairs Manager MCL, Rexy Mawardijaya menyampaikan, salah satu tujuan utama diadakan sosialisasiitu adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada kontraktor lokal tentang proses pengadaan barang dan jasa mulai dari proses hingga persiapannya.
“Terutama pada perusahaan lokal atau koperasi di sekitar proyek,” ujarnya melalui pesan pendek kepada suarabanyuurip.
Menurut dia, pengusaha lokal dapat mempunyai kemampuan bersaing dalam mendapatkan kesempatan menjadi vendor. Sebab, pada prinsipnya kemampuan pengusaha lokal sudah ada yang dikatakan mampu. Hanya saja, kerap terkendala dalam hal persyaratan.
“Seringkali ada vendor lokal yang potensial namun kalah dalam tender karena kurang dalam hal administratif atau persyaratan lain misalnya faktor safetynya atau permodalan,” papar Rexy.
Karenanya, diharapkan dengan adanya sosialisasi tersebut dapat memberikan penjelasan tentang bagaimana prosesnya, sehingga kontraktor lokal paham dan bisa melengkapi kekurangannya. Selain itu meningkatkan performanya serta mampu bersaing sesuai ketentuan tender yang ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, salah satu pemateri Field Officer Manager Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Suyono menyampaikan beberapa penjelasan berkenaan dengan proses tender. Termasuk mengenai konsorsium dan pentingnya sebuah pengalaman.
“Konsorsium hanya akan didaftarkan pada menjelang lelang dan bersifat sementara. Namun pengalaman juga lebih penting,” katanya
Salah satu kontraktor lokal dari ring 1 Banyuurip, Kamidin menyambut baik adanya sosialisasi tersebut.”Setidaknya dapat menambah wawasan dalam dunia tender proyek,” ucap pria yang juga Direktur CV. Prima Abadi yang beralamatkan Desa Gayam, Kecamatan Gayam ini.(roz/suko)