Tunggakan Raskin Capai Rp. 4 M

SuaraBanyuurip.comAinur Rofik

Bojonegoro – Tiga kabupaten di Jawa Timur di bawah wilayah kerja Bulog sub Divre III Bojonegoro masih mempunyai tunggakan penebusan beras untuk rakyat miskin (Raskin) yang jumlahnya mencapai Rp. 4 miliar.

Sekretaris  Raskin Bulog Sub Divre III Bojonegoro, Mulyono mengatakan, tunggakan raskin itu dikarenakan uang dari tebusan warga tidak disetorkan perangkat desa ke Bulog.

“Tunggakan itu terhitung mulai dari bulan Juni 2012 sampai sekarang,” ujar Mulyono.

Data yang dihimpun, tiga wilayah Bulog Sub Divre III Bojonegoro yang masih punya tunggakan pembayaran raskin adalah Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp. 744 juta, Lamongan sebesar Rp. 420 juta dan Kabupaten Tuban sebesar Rp. 3,6 milyar. Untuk tunggakan raskin Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan adalah tungakan berjalan yakni Nopember-Desember. Sedangkan, Kabupaten Tuban tunggakan terjadi sejak bulan Juni 2012 sampai Nopember saat ini.

“Tunggakan terbesar terjadi di kabupaten Tuban,” tegas Mulyono.

Akibat tidak lancarnya pembayaran raskin tersebut dipastikan penyaluran raskin di wilayah yang belum melunasi tunggakan juga akan molor. Hal ini tentu saja akan merugikan masyarakat miskin yang berhak menerima beras.

Baca Juga :   Dump Truk EPC 1 Kecelakaan Ringan

”Kita sudah melakukan tindakan teguran dan peringatan  tetapi sampai saat ini masih ada pihak yang belum melunasi tunggakan tersebut,” pungkasnya. (rof/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *