SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Â Rapat evaluasi konten lokal yang berlangsung sekitar dua jam, Rabu (28/11/2012) siang tadi, sedikit banyak membuat Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, kecewa. Hal ini dikarenakan materi rapat yang dipresentasikan oleh masing-masing operator dan kontraktor migas dianggap kurang.
Seperti yang dipresentasikan operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) dinilai belum lengkap.
“Apa yang disampaikan JOB P-PEJ memang sudah lengkap semua, tetapi apakah itu detail? Saya kira apa yang dibaca didepan hanya garis besarnya saja,†kata Sekretaris Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Bojonegoro, Nono Purwanto.
Dia juga mengaku, kontraktor Engineering, Procurement and Constructor (EPC) 2 PT Inti karya Persada Tekhnik (IKPT) dan kontraktor EPC 5, PT Rekaya Industri (Rekind0 juga belum memberikan laporan secara tertulis meskipun kebutuhan tenaga kerja dalam proyek yang dikerjakan masih sedikit.
“Kami tahu kalau EPC 5 baru berjalan, tetapi setidaknya memberikan gambaran berupa data seperti tenaga kerja yang dibutuhkan jumlahnya berapa dan di bidang apa. Begitu juga dengan PT IKPT. Selama ini kami tidak tahu berapa dan bidang apa saja yang ikut terlibat,†tegasnya.
Karena itu, pria yang juga Asisten II Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bojonegoro ini meminta, agar operator dan kontraktornya segera menyerahkan laporan secara rinci tentang junlah tenaga kerja yang terlibat, subkontraktor maupun peluang usaha yang bisa ditangkap masyarakat lokal Bojonegoro.
Sebelumnya, perwakilan JOB P-PEJ, Isti menyampaikan, jumlah tenaga kerja di Bojonegoro sebanyak 69 orang, kendaraan operasional sebanyak 22 kendaraan dari lokal, rekanan penyedia jasa dan barang sebanyak 169, pemenang tender barang dan jasa sebanyak 51.
“Hanya itu yang bisa kami serahkan hari ini, kalau ada kekurangan akan kami perbaiki segera,â€ujar wanita berjilbab itu.
Terpisah, Field Bisnis Manager PT IKPT, Ivan Tarigan mengatakan, belum ada laporan tertulis karena memang kebutuhan tenaga kerja terbilang sedikit. Peluang pekerjaanpun telah dikoordinasikan dengan kepada kepala desa di masing-masing desa yang dilewati pipa.
“ Nanti akan kami beri laporannya, tetapi memang masih sedikit,†sambung Ivan menyampaikan presentasinya.(rin)