SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Sebanyak 26 pemuda dari sejumlah desa ring 1 lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, mendapatkan pembekalan dari PT Tripatra Engineer & Constructors , engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip, sebelum memulai training scaffolding (pelatihan tenaga perancah pipa), Sabtu (1/12/2012). Mereka dipersiapkan agar dapat menangkap peluang kerja dalam proyek migas di desanya.
Juru Bicara PT. Tripatra Engineers & Constructors,Budi Karyawan mengatakan, 26 pemuda tersebut akan mendapatkan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander,Kabupaten Bojonegoro, Minggu (2/12/2012) besok.
“Mereka berasal dari Desa Ring 1 antara lain Sudu,Ngraho,Mojodelik,Brabowan,Bonorejo dan Gayam,” kata Budi.
Budi menjelaskan, setelah memperoleh pelatihan di BLK, peserta latih akan langsung diberangkatkan ke pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) Migas Cepu, Jawa Tengah untuk mendapatkan sertifikat selama 4 hari. Sertifikat ini nantinya dapat digunakan untuk melamar pekerjaan baik tingkat daerah, nasional bahkan internasional.
“Harapan kami setelah mendapatkan sertifikasi tersebut bisa digunakan untuk bekal mereka mendapatkan pekerjaan,” imbuhnya.
Menurut dia, pelatihan yang dilakukan ini disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk puncak proyek, tenaga scaffolding dibutuhkan sebanyak 120 orang, akan tetapi saat ini masih sekitar 60 orang.
“Rencananya kami melakukan pelatihan sebanyak itu, tapi belum bisa menentukan waktunya kapan,”pungkas Budi.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Jupri (23) mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan scaffolding ini. Sebab selain dilatih juga mendapatkan sertifikat yang bisa berguna dalam mendapatkan pekerjaan dibidang scaffolding.
“Saya bekerja selama 1,5 tahun di perusahaan yang membutuhkan tenaga scaffolding. Tapi saya hanya pendamping atau pembantu saja. Kalau mendapatkan pelatihan scaffolding sekaligus sertifikatnya saya bisa menjadi tenaganya langsung,” sambung Jupri mengungkapkan. (rin)