600 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Tripatra

layanan kesehatan gratis

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Hingga awal Desember ini jumlah warga ring 1 sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis dari PT. Tripatra Engineers & Costructors mencapai 600 orang. Pelayanan kesehatan gratis yang dilaksanakan kontraktor rekayasa, pengadaan dan konstruksi (engineering, procurement and construction/EPC) 1 Banyuurip, itu merupakan salah satu kompensasi polusi debu yang diberikan kepada warga.

Ratusan warga yang menfaatkan layanan kesehatan gratis itu berasal dari Desa Gayam, Bonorejo, dan Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sama seperti hasil pemeriksaan medis sebelumnya, pengobatan gratis lanjutan yang dilaksanakan di Desa Mojodelik, Sabtu (1/12/2012) kemarin, warga mengeluhkan sakit adem panas, pegal linu dan nyeri pada badan.

“Program ini (pengobatan gratis) akan selesai akhir Desember 2012,” kata Comunnity Affairs PT Tripatra, Budi Karyawan ketika dijumpai sebelum membuka acara pelatihan Jurnalistik di Gedung Dharma Khusuma (GDK) Bojonegoro, Sabtu (1/12/2012). 

Dia menjelaskan, sesuai data yang masuk, jumlah warga yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis hingga awal Desember ini mencapai 600 pasien. Rencananya, Tripatra akan me ngupayakan melanjutkan lagi program kesehatan gratis tersebut. Sehingga, kondisi warga yang berkaitan dengan kesehatan bisa dipantau.

Baca Juga :   PGN Bangun IPAL Sentra Tahu di Jombang, Targetkan Tekan 77 Persen Polusi Organik

“Program ini (pengobatan gratis) sudah tak ajukan lagi kepada management. Soal disetujui atau tidak itu pimpinan yang mutuskan. Karena masih dalam proses,” papar pria asli Malang, Jawa Timur ini.

Lamiran, salah satu Warga Desa Mojodelik mengatakan, dengan adanya pengobatan gratis yang dilaksanakan Tripatra ini sangat membantu bagi warga karena dapat mengurangi beban warga.

“Saya mengeluhkan sakit pegel-linu dan adem panas. Alhamdulillah Tripatra memberikan pengobatan gratis. Sehingga, dapat mengurangi beban saya untuk berobat,” aku kakek berusia 62 tahun ini. 

Warga berharap agar pengobatan gratis ini terus berlangsung. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian Tripatra kepada warga,” sambung Sami (47), warga desa setempat lainnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *