Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro- Memasuki musim penghujan tahun 2012 ini, masyarakat Bojonegoro harus waspasa terhadap ganasnya gigitan nyamuk Aedes Aegepty. Nyamuk penyebab penyakit demam berdarah ini tidak pandang bulu siapa yang diserang.

Data yang dihimpun SuaraBanyuurip.com dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, dari bulan Januari 2012 hingga November 2012 menunjukkan kenaikan yang signifikan serangan demam berdarah. Yakni sebanyak 363 orang diserang demam berdarah, dan korban meninggal dunia 3 orang.

Kepala Dinkes Bojonegoro,  Dr Hariyono, mengatakan, dari  366 penderita itu menyebar di seluruh kecamatan di Bojonegoro, diantaranya, Kecamatan Padangan, Kalitidu, dan Kecamatan Balen.

“Dibanding tahun 2011 per Januari hingga Desember lalu, jumlah warga yang terserang demam berdarah ini mengalami kenaikan yaitu dari 133 penderita,” katanya.

Dia menghimbau memasuki musim penghujan saat ini warga waspada pada penyakit demam berdarah ini. Sebaiknya melakukan 3 M yaitu menguras, mengubur dan menutup. Menguras bak mandi,mengubur kaleng atau barang bekas dan menutup kubangan atau saluran air.

“Sehingga jentik-jentik nyamuk tidak bisa berkembang,” tegasnya. (rien)

Baca Juga :   Pustu di Blok Gundih Dibiarkan Rusak

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *