Bojonegoro Ditetapkan Sebagai Kawasan MP3I

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Pendapatan daerah Bojonegoro, Jawa timur, hingga Desember ini mencapai Rp1,63 triliun dari target pendapatan yang ditetapkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2012 sebesar Rp1,68 tiliun. Pendapatan yang hampir mencapai target itu sebagian besar ditopang dari sektor minyak dan gas (migas).

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Bojonegoro, Herry Sudjarwo mengatakan, disamping dari sektor Migas, sumber pendapatan daerah juga berasal dari pajak dan cukai.

“Tapi paling besar kontribusinya dari migas,”tukasnya.

Dia menerangkan, jika kakulasi jumlah pendapatan dengan besaran target dalam APBD terdapat kekurangan sekira Rp 48 milyar.

“Kekurangan tersebut dikarenakan ada beberapa pendapatan daerah yang belum masuk Dispenda,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Suyoto menyampaikan, dengan keberadaan sumber migas di Bojonegoro ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah menetapkan sebagai kawasan ekonomi berbasis migas dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia ( MP3I) untuk mensinergikan usaha di sektor migas dengan usaha di sektor non migas.

“Pemkab akan berusaha meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat serta melindungi hak usaha yang aman dan berkeadilan yang tertuang dalam Perda no 23 Tahun 2011,” sambung Suyoto.

Baca Juga :   KUD Tuntut Pengelolaan Sumur Tua

Dia menambahkan, Pemkab Bojonegoro juga akan menjawab tantangan globalisasi ekonomi, globalisasi informasi dan tren nasional untuk terus mendorong ekonomi yang berbasis pada sektor riil produktif. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *