SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Komisi III DPRD Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja (Kungker) ke Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (20/12/2012). Mereka tertarik dengan keberhasilan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Lamongan dalam mengelola lingkungan yang telah terbukti meraih berbagai penghargaan.
Menurut Ketua Komisi III DPRD Pulang Pisau, Abdurahman Amur, Kabupaten Pulang Pisau merupakan daerah transit lintasan antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sehingga dianggap perlu untuk membangun terminal dan jembatan timbang yang memadai agar dapat mengelola lingkungan dengan baik.
â€Kita juga ingin mengetahui bagaimana Pemkab Lamongan mengatasi bencana. Sebab disana bencana cukup sering terjadi seperti air pasang, banjir dan kebakaran,†kata Abdurrahman Amur yang datang bersama rombongan 15 dewan.
Saat menerima rombongan kungker, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, Yuhronur Efendi menjelaskan, di Lamongan ada dua terminal besar sebagai sumber pemasukan PAD. Sementara regulasi yang terkait dengan terminal adalah dari retribusi tempat usaha parkir, pengujian kendaraan bermotor dan jasa lainnya di lokasi terminal.
“Untuk penanganan bencana kita telah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang merupakan SKPD tersendiri. Dalam pelaksanaannya, BPBD ini berfungsi sebagai koordinator terhadap berbagai elemen dan lembaga yang secara bersama-sama bergerak dalam upaya penanggulangan bencana,†pungkas dia.(tok)