SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro- Operator Lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) merencanakan drilling (pengeboran) sumur pada 2013 mendatang. Pemboran itu dilakukan untuk mengejar target tercapainya puncak produksi 165.000 barel per hari (bph).
“Saat ini kami masih dalam tahap persiapan,†ujar Field Public and Goverment Affairs, MCL, Rexy Mawardijaya.
Dia mengungkapkan, pelaksanaan drilling itu nantinya akan menggandeng Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI). Meskipun begitu, pihaknya tetap merekrut tenaga kerja lokal untuk kebutuhan unskill maupun semi skill untuk membantu pelaksanaan kegiatan.
“PDSI telah melakukan koordinasi dengan Disnakertransos untuk perekrutan tenaga kerja. Sedangkan tenaga lain akan direkrut oleh sub kontraktor PDSI sesuai kebutuhan dan spesifikasi,†ucap.
Rexy menambahkan, saat ini ada 87 tenaga kerja lokal yang masih dalam proses seleksi di kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro. Sebagian besar yang dibutuhkan adalah tenaga unskill, sedangkan untuk tenaga semi skill akan dilakukan training terlebih dahulu.
“Untuk produksi puncak ditargetkan 49 sumur termasuk sumur injeksi,†papar mantan Juranilis salah satu media naisonal ini.
Sementara itu, Kepala Disnakertransos, Bojonegoro, Iskandar, membenarkan adanya persiapan kebutuhan tenaga kerja oleh MCL dan PDSI. Semua tenaga kerja yang masuk data base akan diseleksi sesuai kebutuhan.
“Kami akan memfasilitasi semua kebutuhan tenaga kerja lokal dan yang diutamakan adalah pemuda dari lokal Ring 1 Lapangan Banyuurip,†sambung Isakndar.
Selain itu, Disnakartransos, kata Isakndar, juga tengah mempersiapkan tenaga kerja yang terdaftar didalam data base untuk mendapatkan pelatihan dari MCL yang bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK),untuk bekal mendapatkan pekerjaan.
“ Semoga dengan pelatihan ini ada beberapa peserta yang lolos seleksi dan bisa bekerja sesuai keinginan mereka,†tukasnya. (rien)