Kemah 32 Sekolah Babad Diterjang Banjir

kemah

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Tuban – Hujan deras dan angin kencang melanda bumi Perkemahan Panyuran Tuban. Akibatnya tenda para siswa dari 32 unit sekolah Islam se Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tersebut terendam banjir, Selasa (25/12/2012).

Sedianya acara kemah ini bakal berlangsung selama tiga hari, hingga Kamis (27/12/2012). Begitu banjir melanda bumi perkemahan, acara di hari pertama untuk mengisi liburan sekolah ini dibatalkan. Para peserta harus berdiam diri kedinginan di dalam tenda, sebagian lainnya mencari tempat berteduh yang tak tergenangi air.     

Hujan lebat  bercampur angin kencang melanda bumi perkemahan sejak pagi hingga siang hari. Panitia dan peserta kemah hanya bisa berlindung di dalam tenda selama beberapa jam dengan perasaan cemas. Mereka mengkhawatirkan jika tenda akan diterbangkan angin atau ada pohon kelapa yang roboh.

Saat hujan mereda, genangan air setinggi lutut orang dewasa mengepung lokasi bumi perkemahan.  “Terpaksa kegiatan diundur hingga hujan reda. Namun itu tidak mengurangi semangat peserta mengikuti semua kegiatan, “ kata Shodikin Ketua Panitia perkemahan.

Baca Juga :   Arab Saudi Terbitkan Visa Transit, Kemenag : Tak Bisa Untuk Ibadah Haji

Shodikin mengharapkan, selama 3 hari kemah, cuaca bersahabat sehingga semua kegiatan berjalan lancar. Tahun lalu, akibat hujan deras dan angin kencang, tenda peserta kemah banyak yang porak poranda diterbangkan angin. Lokasi perkemahan juga dilanda banjir. Terpaksa peserta kemah harus diungsikan ke rumah-rumah warga.

Ditanya kenapa kegiatan perkemahan diadakan dimusim penghujan yang cenderung membahayakan, Shodikin menjawab, jadwal kemah secara rutin diadakan setiap musim liburan semester awal. “Kalau liburan semester kedua, waktunya tidak memungkinkan karena bertepatan dengan UNAS, dan persiapan perpisahan siswa, “ kata Shodikin.

Kegiatan kemah di bumi perkemahan Babat diikuti oleh 32 sekolah Islam dengan latar belakang ormas NU dan Muhammadiyah. Dengan 973 perserta terdiri dari kelas 4-6. Perkemahan menjadi kegiatan tahunan dengan tujuan memupuk persaudaraan antarpeserta, dan mencetak kemandirian siswa. Sedang yang mengadakan adalah Kelompok Kerja Kepala Sekolah Madrasah (K3M) Lamongan dalam binaan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lamongan.  (tok)  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *