SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Dalam kalaidoskop 2012 jajaran Polres Bojonegoro mengklaim telah berhasil menangani berbagai kasus besar melebihi target kinerja yang dibuat. Meski begitu tetap diakui masih ada kasus yang belum tuntas ditangani jajaran baju coklat itu.
“Yang kita kerjakan sekarang sudah jauh dari target kinerja, tinggal yang menjadi aspek dari harapan masyarakat untuk menangani kasus menonjol terutama yang belum terungkap sampai saat ini,” jelas Kapolres Bojonegoro, AKBP Rahkmat Setyadi.
Dia katakan, untuk kasus menonjol yaitu perampokan nasabah bank, Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dan pencurian yang bersifat trandisional (Curat) seperti ilegal logging (pencurian kayu ), pihaknya akan terus melakukan peningkatan dalam penanganan kasus-kasus tersebut.
“Bahkan untuk anggaran dalam penanganan kasus Tipikor, Polres akan menambahkan anggaran sebesar Rp200 juta per kasus dari sebelumya hanya tujuh sampai Rp10 juta per kasus,” tandasnya.
Sementara itu, banyak kasus yang berhasil diungkap dan ditangani oleh Polres Bojonegoro baik penangkapan pelaku penjualan solar ilegal, kasus pembunuhan yang mana pelaku membakar habis korbannya, dan kasus-kasus lain sampai jumlah tahanan di Lapas Bojonegoro penuh.
Kapolres juga memprediksikan kejahatan yang akan terjadi pada tahun 2013 ini. khususnya maling kayu, ancaman keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang masih mendominasi. Kejahatan ini sama halnya dengan budaya manusia yang tidak akan hilang.
“Meskipun kesejahteraan diutamakan tapi tetap saja yang dilakukan adalah antisipasi terhadap kejahatan yang ada,”imbuhnya. (rien)