Badan Perijinan Tak Penuhi Target

Bambang Waluyo

SuaraBanyuurip.com – Ririn W

Bojonegoro – Pada tahun 2012 Badan Perizinan Kabupaten Bojonegoro mendapatkan retribusi perizinan sebesar 110 persen dari yang ditargetkan yaitu Rp12 miliar, akan tetapi target pemasukan untuk instansi justru menurun menjadi Rp2,1 miliar.

Kepala Badan Perizinan Bojonegoro, Bambang Waluyo, menyatakan, penurunan target pendapatan perizinan karena semua proyek yang berhubungan dengan pengembangan lapangan Banyuurip, Blok Cepu telah selesai.

“Termasuk untuk pembayaran retribusinya,” kata Bambang, Rabu (2/1/2013).

Dia menambahkan, selama ini perolehan pendapatan sebelumnya paling besar dari retribusi perizinan proyek Blok Cepu. Bahkan, pemasukan terbesar adalah retribusi dari Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Ijin Gangguan (HO) senilai Rp4,8 miliar.

“Untuk tahun 2013 ini, target pemasukan di Badan Perizinan hanya sekitar Rp2,1 miliar saja,” tandasnya.

Diakui, jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2012 lalu yang mencapai Rp12,6 miliar setelah perubahan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) dari sebelumnya hanya Rp8 miliar.

“Saat ini sebagian besar perizinan untuk proyek Blok Cepu sudah hampir selesai, akan tetapi masih ada yang tersisa yaitu IMB, dan HO Fly Over, dan pabrik gas flare di Desa Campurejo,” imbuhnya.

Baca Juga :   Wapres Dipastikan Hadiri Apel Bela Negara di Bojonegoro

Bambang menyatakan, pihaknya memfokuskan pemasukan yang lain yaitu pembangunan hotel berbintang  yang saat ini dalam proses. Diantaranya Hotel Mercure yang berada di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, dan Hotel D Warna, di Jalan Veteran-Bojonegoro. (rien)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *