SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Truck tronton dengan Nomor Polisi (Nopol) L 9584 UR bermuatan pasir silica yang dikendarai, Kamal (45), warga Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur terperosok kepinggir jalan hingga kedalaman 6 meter. Akibatnya, tronton tersebut menabrak beberapa pohon hingga akhirnya terguling.
Pengakuan sopir, kejadian berawal ketika dia bersama temannya, Galih (22), warga Gunung Kidul, DI Yogjakarta akan mengirim pasir silika dari Kecamatan Bancar, Tuban menuju suatu tempat di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Saat melintas di turunan jalan yang ada di jembatan Kepet, Kecamatan Semanding mendadak rem kendaraan yang dia kemudikan blong. Akibatnya dia terpaksa membanting stir kendaraan kekanan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain dan menghantam rumah penduduk.
“Saat rem blong, saya lihat di kiri jalan banyak rumah. Terpaksa saya banting kanan dengan resiko masuk jurang yang ada di bawah jembatan itu,” kata Kamal saat di lokasi kejadian, Kamis (3/1/2013).
Beruntung, sebelum terlalu jauh terperosok menuju jurang. Kendaraannya terlebih dahulu terguling sehingga otomatis berhenti dengan sendirinya.
“Kalau tidak terguling bisa masuk jurang, Mas,” tambah sopir yang telah mengemudi dari tahun 1970 ini.
Saat kejadian, yaitu pada jam 05:30 pagi ini kondisi jalan masih sepi. Sehingga tabrakan dengan kendaraan lain bisa dihindari. Hanya sopir dan kernet yang mengalami luka ringan. Lainnya, pasir silika dengan berat 500 ton juga gagal dikirim ke Cilacap akibat insiden ini. (edp)