Pipanisasi Blok Cepu Dihentikan Warga

demo pipa

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Sebanyak seratus warga Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menghentikan pipanisasi darat milik Mobil Cepu Limited (MCL), Operator Migas Blok Cepu, yang melintasi desa mereka, Jumat (4/1/2012). Mereka menilai proyek pipanisasi itu berdampak pada ekosistem laut sehingga mempengaruhi hasil tangkpan ikan.

Dalam aksinya, seratus warga melakukan long march dengan mendatangi salah satu lokasi penanaman pipa yang tengah dikerjakan PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT), kontraktor MCL untuk proyek engineering, procurement, constructions (EPC)-2 Banyuurip yang ada didesa mereka. Warga meminta semua pekerja untuk menghentikan pekerjaan.

“Kami minta MCL hentikan pemasangan pipa sekarang juga,” teriak Sufron Azali salah satu pemuda saat berorasi.

Warga mengaku takut adanya pemasangan pipa darat yang berfungsi menyalurkan minyak mentah dari Lapangan Banyuurip dari Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro diperairan laut sekitar mereka akan berpengaruh terhadap daerah tangkapan ikan mereka.

Mereka mencontohkan, saat musim seperti ini nelayan biasanya mampu menangkap ikan dan tangkapan laut lainnya dengan mudah. Namun sejak dimulai proyek pipa itu saat ini beberapa habitat laut sudah tidak lagi mereka dapati seperti dulu.

Kondisi itu menurut warga dikarenkan ulah MCL dan beberapa perusahaan minyak lain seperti Joint Opearting Body Pertamina – PetroChina East Java (JOB PPEJ), operator Migas Blok Tuban  yang juga melakukan kegiatan ditengah laut.

“Jangan rusak lingkungan kami. Hentikan pipanisasi sekarang juga,” tambahnya.

Dalam akisnya, warga menuntut bertemu dengan pihak MCl untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung. Mereka mengancam tidak akan membubarkan diri sebelum tuntutan dipenuhi. (edp)

Baca Juga :   Sudah Sepekan Penambang Sumur Tawun Tak Bekerja

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *