SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro– Kecelakaan lalu lintas antara truk versus truk terjadi di jalur tengkorak (rawan kecelakaan) tepatnya di Desa Balen, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (12/01/2013). Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya salah satu pengemudi truk mengalami patah tulang di kedua kakinya.
Kapolsek Balen Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soesilo Teguh P. mengatakan, kecelakaan bermula ketika kendaraan truk bernomor polisi L9074 UC yang dikemudikan Dendik (30), Warga Desa Waru, Sidoarjo, Surabaya, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi dan manyalib sebuah kendaraan didepannya.
Namun, bersamaan dengan itu, lanjut Susuilo, kendaraan truk yang bermuatan pupuk bernomor polisi S 8191 UK yang dikemudikan oleh Masdan (45), Warga Jalan Diponegoro, Gang Sersan Yasir, Bojonegoro melaju dari arah berlawanan. Karena truk yang disopiri Denik terlalu menyalip kekanan jalan maka tabrakan pun tak terhindarkan.
“Saat itu posisi kendaraan yang dikemudikan Dendik sudah diselatan marka jalan, karena tidak bisa menguasai kemudi akhirnya terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Akibat benturan keras itu truk yang dikemudikan Masdan terjerumus  di saluran air milik PT Perusahaan Jasa Kerta Api (PJKA). Korban terjepit body truk hingga mengalami patah kedua kakinya.
Petugas kepolisian yang mendapat laporan kemudian langsung mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi. Masdan berhasil dievakuasi dan kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumberejo untuk mendapatkan perawatan. Akibat kecalakaan itu korban diperkirakan alami kerugian material mencapai Rp 50 juta.
“Korban akan mengirim pupuk dari dari gudang pupuk yang ada di Kecamatan Sumberejo ke gudang pupuk yang berada di Kecamatan Purwosari,†imbuhnya mantan Kapolsek Ngraho itu. (rien)
