SuaraBanyuurip.com – Mugito Citrapati
Malang – Penyelenggara pelatihan manajemen LSM wilayah Blok Cepu, Pacivis Universitas of Indonesia menilai kegiatan yang dihelat selama satu minggu (6-12/1/2013) di Hotel Kusuma Agrowisata Kota Batu – Malang sukses dan mengesankan.
“Secara umum pelatihan ini berjalan sesuai harapan. Sebab, materi semua dapat tersampaikan dengan baik dan respon peserta sangat baik,” kata Dian Indraswari, dari Pacivis Universitas of Indonesia, kepada Suarabanyuurip.
Bahkan, lanjut Dian, peserta juga sudah dapat merumuskan rencana tindak lanjut berupa kelompok/club blok Cepu sehingga peningkatan kapasitas dan jejaring dapat terus dilakukan.
“Namun bagi kami PR (pekerjaan rumah) besarnya adalah bagaimana materi yang didapat bisa diterapkan dalam organisasi peserta sehingga menjadi lembaga yang efektif, efisien dan berkelanjutan,” tegasnya.
Selaku penyelenggara, dia juga sangat apresiasi dengan para peserta karena telah menjadikan pelatihan ini sangat hidup. “Ketika situasi jenuh selalu ada peserta yang mampu memancing tertawa atau melakukan ice breaking,” imbuhnya.
Meski begitu, masih kata Dian, sebagian besar peserta berkomitmen dan mau bekerja keras selama pelatihan, sehingga menjadi semangat fasilitator dan panitia. “Sekali lagi ini menjadi PR besar bagi peserta untuk menerapkan materi pelatihan dalam organisasi dan program2 yang dilaksanakann,” ujarnya, serius.
Dia berharap, usai pelatihan, Peserta dapat mengaplikasikan materi pelatihan ke dalam organisasi dan program/kegiatan yang dilakukan. “Tetap berjejaring dan dapat membuat program bersama di blok Cepu,” jelasnya.
Tak hanya itu, dia juga berharap peserta tetap terkoneksi dan berjejaring dengan alumni NGO Management Certificate Program (NMCP) PACIVIS UI terutama di wilayah Jawa Timur.
“Lembaga-lembaga peserta dapat terus berkelanjutan (sustainable) dengan program yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pelatihan manajemen LSM ini kerjabareng Pacivis UI dengan Mobil Cepu Ltd, berlangsung selama satu minggu di Hotel Kusuma Agrowisata Kota Batu yang diikuti 28 lembaga (NGO) dari tiga kabupaten yakni Bojonegoro, blora dan Tuban. (git)