SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Evakuasi truk bermuatan cat seberat 2 ton yang terguling dipertigaan Manunggal Utara, Tuban, Jawa Timur terus berlangsung. Untuk mempercepat evakuasi dan tiga menganggu arus lalu lintas, sopir truk terpakasa menghentikan sementara beberapa truck besar yang kebetulan melintas dijalan tersebut untuk meminta bantuan.
“Kalau enggak begini, kelamaan mas,” ungkap Darso (40), salah satu rekan dari sopir truck yang terguling.
Menurut dia, cara seperti itu lazim dilakukan oleh sopir truk. Selain agar truck bisa sesegera mungkin dievakuasi juga sebagai bentuk rasa solidaritas sesama pengemudi yang merasa satu keluarga dijalanan. Sehingga beberapa truck yang dihadang pun dengan sukarela memberikan pertolongan dengan menyeret truck agar bisa kembali tegak.
“Kita sudah biasa melakukan ini, namanya juga keluarga saat dijalanan mas,” tambahnya.
Proses evakuasi itu tak hanya dibantu 2 truck. Lebih dari 10 sopir truk lain yang sedang melintas dijalan tersebut menyempatkan berhenti dan membantu memindahkan ratusan kardus berisi cat ke truk lain yang masih kosong untuk dibawa ketujuan awal yaitu Kabupaten Gresik.
Sedangkan truk lainnya menarik truk yang terguling dengan sebuah tali agar dapat berdiri. Proses evakuasi ini membutuhkan waktu sekira lima jam lebih.
Sebelumnya, Truck yang dikemudikan Subhan (32), warga Desa Pancur, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah terguling saat melintas di pertigaan manunggal utara Tuban.
Tergulingnya, truck bermuatan cat dari Jakarta menuju Gresik ini dipicu kondisi hujan dan tikungan tajam saat menghindari salah satu bus penumpang dari arah yang sama.(edp)