SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sebanyak 150 aparat gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP mengamankan eksekusi lokalisasi nggandul di Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur, Selasa (15/1/2013). Sedikitnya 150 Pekerja Seks Komersial (PSK) dikumpulkan dan diminta untuk mengemasi barang-barangnya.
Dalam eksekusi ini petugas menyisir rumah-rumah yang ada dilokasi tersebut. Mereka meminta kepada PSK untuk keluar dan berkumpul.
“Kita terjunkan 150 aparat untuk mengamankan,” ujar Kabag Ops Polres Tuban Kompol Suhartono saat ditemui dilokasi.
Pengerahan keamanan gabungan ini bertujuannya untuk melakukan mengantisipasi beberapa tindak kerawanan maupun perlawanan yang kemungkinan ada saat eksekusi dilakukan. Karena itu dalam eksekusi ini aparat disebar disejumlah titik disekitar lokalisasi terbesar di Tuban tersebut untuk melakukan penjagaan.
Selain mengamankan eksekusi, pengerahan 150 petugas ini untuk membantu para PSK membereskan semua barangnya saat dipulangkan. Barang dan PSK akan dingangkut menggunakan beberapa kendaraan untuk dipulangkan ke daerah masing-masing.
Diketahui, 150 petugas yang diturunkan itu terdiri dari 50 anggota dari Polres Tuban, 30 anggota dari Satpol PP sedang sisanya berasal dari unsur TNI dan petugas sipil.
Sebanyak 129 PSK di lokalisasi Nggandul itu akan dipulangkan kedaerah masing-masing setelah diberi beberapa uang dan bantuan sebagai modal usaha. (edp)