SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Pelatihan manajemen LSM di Kota Batu – Malang, Jawa Timur menelorkan wadah baru bagi peserta pelatihan untuk memperluas jejaring sesama LSM yang diberi nama “NGO Club Blok Cepu”.
Pembentukan wadah tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi sesama LSM, khususnya wilayah migas Blok Cepu yang meliputi Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur serta Blora, Jawa tengah.
Tak hanya itu, NGO Club juga bakal menjadi sarana komunikasi sesama NGO di tiga wilayah tersebut. “Dengan saling komunikasi kita akan semakin akrab dan bisa sharing informasi antar NGO,” ungkap Moenahar, dari LSM Satria Manggala Buana Tuban.
Dijelaskan, NGO Club itu tidak akan melakukan intervensi lembaga peserta. Untuk memudahkankoordinasi masing-masing wilayah telah ditunjuk seorang koordinator.
“Koordinator tersebut nantinya yang bertanggungjawab untuk memobilisasi kawan-kawan. Misalnya, mau pertemuan apa dan dimana, tp intinya agar koordinasinya mudah,” katanya.
Sementara itu, koordinator wilayah yang telah disepakati antara lain,untuk wilayah Blora, Suwarno dari LSM Akademika, Kabupaten Bojonegoro, Mugito Citrapati dari Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B) dan Kabupaten Tuban adalah Suwarti dari Koalisi Perempuan Ranggalawe (KPR).  Sedangkan untuk koordinator semua wilayah dipercayakan kepada Mugito Citrapati dari LIMA 2B – Bojonegoro. (roz)