Anak Penderita Tumor Otak dapat Pengobatan Gratis

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Titik Mukaromah (7), bocah pengidap tumor otak yang tinggal di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dapat bernafas lega. Sebab Bupati Lamongan, Fadeli, berjanji akan  menjamin semua biaya pengobatan siswi kelas 1 SDN Bakalanpule.

 “Tahun ini di Lamongan biaya rawat inap kelas III bagi siapa saja kita gratiskan. Jadi nanti Titik bisa langsung dibawa ke rumah sakit (RSUD dr Soegiri),” kata Fadeli ketika menjenguk Titik dirumahnya sambil memberikan santunan, Sabtu (19/1/2013).

Menurut Fadeli, dengan dibawa ke rumah sakit Titik akan memperoleh perawatan secara medis sehingga akan diketahui penyakitnya untuk dilakukan penanganan selanjutnya.

Namun, lanjut Fadeli, jika dilihat kondisi dan pengakuan keluarga Titik sekarang ini tidak mungkin perawatan dilakukan di Lamongan. Melainkan harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

“Semua prosesnya akan kita dibantu. Termasuk jika nanti RSUD dr Soetomo tidak ada biaya untuk pengobatannya. Jadi saya harap kedua orang tuanya tidak perlu risau dengan biaya pengobatan,” tegas Fadeli.

Baca Juga :   Tak Bisa Melaut Nelayan Edarkan Karnopen

Sementara itu, ayah Titik, Kholil, mengungkapkan, putri keduanya itu sudah setahun lebih menderita tumor otak. Akibat penyakit itu Titik hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur.

“Dari hasil diagnosa dokter dikepalanya juga terdapat cairan yang katanya bisa menyebabkan hydrocephalus,” sambung pria kuli bangunan itu menerangkan kepada Bupati.

Ibu Titik, Nur Komariah, menambahkan, awalnya Titik mengalami gejala seperti radang dan suhu tubuhnya menjadi panas serta beberapa kali mengalami mual serta muntah. Kemudian Titik dilakukan pemeriksaan dengan foto rontgen dan diketahui di kepalanya terdapat Tumor.

“Waktu itu kami disarankan dokter untuk membawanya ke RSUD dr Soetomo, tapi tidak punya biaya. Akhirnya kita bawa pulang untuk dirawat dirumah,” ungkap Nur Komariah sambil sesengkukan menahan tangis.

Namun, dengan kepastian yang disampaikan Bupati Fadeli, orang tua Titik, Kolil dan Nur Komariah dapat bernafas lega. Sebab semua biaya akan ditanggung pemerintah kabupaten (Pemkab) Lamongan karena keluarga tersebut belum masuk data base jaminan kesehatan masyarakat miskin (Jamkesmas). (tok)

Baca Juga :   Poros Kalitidu - Ngasem Dibangun

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *