SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Gara-gara pacaran di tempat umum, dua pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) Patria Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, digelandang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kedua pasangan yang dimabuk cinta itu ditangkap petugas di Pasar Agrobis masih mengenakan seragam sekolah, Rabu (23/1/2013).
Dua pelajar itu adalah M Endra (18) dan Yuliyanti (18), kedua pelajar kelas XII SMK Patria. Mereka ditangkap Satpol PP ketika sedang asyik bercumbu rayu disalah satu sudut pasar agrobis.
Informasi yang diperoleh, pasangan muda-mudi tersebut berpacaran seusai jam sekolah. Mereka tidal langsung pulang kerumah, melainkan jalan-jalan dipasar agrobis dan berhenti disalah satu sudut toko yang ada di Pasar Agrobis Babat. Bersamaan itu petugas Satpol PP Babat sedang melakukan operasi melihat mereka dan kemudian menggiringnya ke kantor Satpol Kecamatan Babat.
Kepada petugas, kedua pelajar itu mengaku merupakan sepasang kekasih. Bahkan Hendra mengatakan jika pacarnya itu hendak dinikahi setelah lulus sekolah.
Kemudian, oleh petugas, mereka disuruh membuat pernyataan. Karena ketika petugas akan memanggil kedua orang tua mereka, Hendra dan Yulianti menghiba agar orang tuanya tidak dipanggil.
“Akhirnya kami memanggil guru mereka agar melakukan pengawasan dan pembinaan kepada siswanya,†jelas Kepala Seksi Satpol PP Babat, Kasmin.
Kasmin mengungkapkan, operasi pelajar yang dilakukan ini karena pihaknya kerap memperoleh laporan masyarakat yang mengeluhkan banyaknya pelajar berkeliaran ditempat-tempat keramaian saat jam sekolah.
“Karena itu kita akan terus melakukan operasi,†tegasnya.
Kasmin menambahkan, selain menggelar operasi di Pasar Agrobis, sebelumnya Satpol PP bersama gabungan Polsek Babat mengadakan razia di daerah Pipa Petro milik PertroKimia yang disinyalir digunakan tempat mesum dan balapan liar.
“Razianya pas malam minggu. Kita menangkap puluhan motor remaja yang mengadakan balapan liar diamankan polsek Babat,†pungkas dia mengungkapkan. ( tok)