SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Republik Indonesia (RI), Helmy Faishal Zaini, menandatangani perjanjian kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (STIKES NU) Tuban, Kamis (24/1/2013). Perjanjian tersebut salah satunya berisi tentang penyediaan tenaga kerja dari lulusan Stikes NU untuk ditempatkan pada beberapa derah tertinggal di Indonesia.
“Kebutuhan tenaga kerja kesehatan di Indonesia masih sangat tinggi, utamanya pada daerah tertinggal yang ada di Indonesia,†ungkap Helmy Faishal usai menanda tangani Memorandum Of Understanding (Mou) dengan pihak STIKES NU Tuban.
Dia menyebutkan, saat ini di Indonesia masih banyak kota ataupun daerah yang belum bisa maksimal memberikan pelayanan kesehatan kepada masyrakat. Dengan kuota perbandingan bisa mencapai 1:10 ribu atau bisa dikatakan satu petugas kesehatan diharuskan memberi pelayanan hingga 10 ribu masyarakat. Kondisi itu banyak ditemui dibeberapa daerah dengan kategori wilayah tertinggal.
“Padahal idealnya satu petugas kesehatan itu melayani sekira 2500 masyarakat,†kata Helmy menerangkan.
Untuk itu, kementerian PDT saat ini tengah menjalin kerja sama dengan beberapa sekolah kesehatan yang ada di Indonesia. Salah satunya dengan STIKES NU Tuban. Harapannya, ada pemerataan petugas kesehatan dengan mengirimkan lulusan sekolah tinggi kesehatan kebeberapa daerah tertinggal di Indonesia.
Dengan begitu angka kematian pada ibu yang melahirkan, atau pada beberapa sebab lain karena kurangnya petugas kesehatan dibeberapa daerah tertinggal dapat ditekan. Untuk mendukung itu kementerian PDT akan mengkorelasikan dengan beberapa pembangunan infrastruktur pelayanan kesehatan yang tentunya masih banyak membutuhkan tenaga kesehatan.
“Kita akan sebar lulusan dari Sekolah kesehatan kebeberapa daerah tertinggal di Indonesia,†pungkas Helmy.
Sementara itu, ketua Senat STIKES NU Tuban, Noor Nahar Husein, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Menteri PDT untuk melibatkan lulusan TTIKES NU dalam membangun dan berperan pada pelayanan di daerah tertinggal.
“Kami ucapkan terima kasih kepada menteri PDT karena menyertakan kami dalam peran untuk membangun Indonesia,†ujar pria yang juga sekaligus wakil Bupati Tuban dalam sambutannya.(edp)