Ada Pawang Hujan di Proyek Blok Cepu ..?

ilustrasi pawang hujan

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Petani sekitar proyek migas Lapangan Banyuurip ‘galau’ lantaran beberapa hari ini tidak turun hujan. Banyak warga mengaku heran melihat kondisi tersebut. “Ini kan udah musim penghujan. Tapi kenapa wilayah sini (sekitar proyek Blok Cepu) justru jarang terjadi hujan,” ungkap salah seorang petani asal Dusun Sumurpandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Sumbito, kepada suarabanyuurip.com, Kamis  (24/01/2013).

Akibat rendahnya curah hujan di sekitar proyek Blok Cepu itulah yang membuat petani ‘galau’. Sebab,  mereka sudah terlanjur menanam padi atau palawija di sawah atau ladangnya. Kasak-kusuk di tengah masyarakat petani menilai ada pawang hujan dalam proyek Blok Cepu.

“Masak di sana-sini hujan dan bahkan ada yang terjadi banjir kok di sini (sekitar Kecamatan Gayam) tidak ada hujan. Ada apa ini..?,” ujar  Sumbito.

Menurutnya, banyak warga mengira  proyek sebesar Blok Cepu pasti tak ingin terganggu cuaca, sehingga mendatangkan pawang hujan. Benar dan tidaknya penilaian tersebut yang jelas selama beberapa hari ini hujan jarang turun di wilayah sekitar proyek.

Baca Juga :   Hadiri Jalan Sehat di Tumbrasanom, Bacawabup Nurul Azizah Jadi Rebutan 

“Padahal tiap hari mendung selalu bergulung-gulung tapi tidak pernah turun hujan. Kalau pun hujan gak deras hanya gerimis saja,” ucapnya. (Roz) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *