SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur beberapa waktu lalu, membuat infrastruktur jalan di wilayah tersebut banyak yang rusak.
Kerusakan jalan itu terlihat di sepanjang jalan di Kelurahan Babat dan Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat. Jalan didua wilayah tersebut aspalnya terkelupas dan menimbulkan lubangan di badan jalan.
Dari pantauan suarabanyuurip.com, kerusakan jalan yang paling mencolok terjadi di jalan Tanggulrejo, Sawo, Sumowiharjo dan Gotongroyong. Disepanjang jalan tersebut banyak lubang-lubang lebar dan dalam yang dimusim penghujan saat ini selalu terendam air.
Kondisi tersebut tentunya sangat membahayakan pengendara yang melintas. Sebab jalan sepanjang hampir sepuluh kilo meter tersebut termasuk jalur padat yang menghubungkan beberapa desa di wilayah Babat.
“Sudah sering jatuh korban akibat terpesorok jalan berlubang mas,†kata salah seorang warga jalan Sumowiharjo, Cipto.
Rusaknya jalan-jalan dikelurahan Babat tersebut dibenarkan Lurah Babat, Nur Wachid. Dia mengaku, telah turun langsung untuk mengetahui kondisi jalan rusak pasca terjangan banjir beberapa waktu lalu.
“Sudah saya ajukan permohonan pembangunan jalan ke Pemkab. Mudah-mudahan dapat cepat tertangani,†sergah Wachid dikonfirmasi terpisah.
Untuk mengantisipasi banjir berikutnya, Wachid juga mengusulkan ke Pemkab agar kembali melakukan normalisasi rawa sogo yang menjadi muara air di wilayah Babat.
Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Banaran. Selain jalan lingkungan rusak parah, jalan propinsi dikelurahan Banaran yang menghubungkan Babat- Bojonegoro juga rusak. Sebagian ruas jalan lingkungan di Kelurahan Banaran bahkan masih digenangi air sehingga menimbulkan kesan kumuh dan kotor.
“Jalan di Kelurahan Banaran yang rusak panjangnya sekitar 1 kilometer mas,†sambung Lurah Banaran, Moch Uman. Kerusakan jalan tersebut juga sudah dilaporkan ke Pemkab Lamongan.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Babat melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Hari S. Putro mengatakan, usulan lurah Babat dan Lurah Banaran untuk pembangunan jalan sudah ditampung pihak Kecamatan melalui rapat Musrenbang.
“Nanti usulan yang paling prioritas dilanjutkan ke Pemkab untuk direalisasikan,†tegas Hari menerangkan. (tok)