Warga Tuban Diminta Waspadai Serangan DBD

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, minghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Tuban yang mulai merebak seiring datangnya musim penghujan. Sebab jumlah penderita DBD di Tuban mengalami peningkatan diawal tahun 2013 ini.

“Tahun 2012 kemarin, bulan Januari hanya ada 14 kasus. Sekarang meningkat menjadi 16 kasus diawal bulan ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Syaiful Hadi kepada www.suarabanyuurip.com, Sabtu (2/2/2013).

Dia berharap agar warga tetap mewaspadai serangan DBD yang disebabkan gigitan nyamuk aides aydepty tersebut. Untuk mengantisipasi serangan DBD warga diminta berprilaku hidup bersih dan sehat dengan melakukan beberapa langkah (3M) yaitu menutup tempat tampungan air, menguras genangan air dan mengubur barang barang bekas dan sampah.

Selain itu, Syaiful juga menyarankan, agar masyarakat menabur serbuk abate ditempat air kamar mandi agar dapat membunuh jentik nyamuk yang menjadi penyebab utama penyebaran penyakit DBD.

“Selain lingkungan, usahakan untuk mengoleskan obat anti nyamuk di tubuh untuk menghindari gigitan,” pesan Syaiful.

Baca Juga :   Sempat Ditemukan Mark Up Pembebasan Lahan, Pembangunan RSUD Temayang Akan Dilanjutkan

Dia menambahkan, Pemkab berharap agar warga memberikan laporan kepada Dinkes setiap ada gejala DBD dilingkungan mereka. Agar petugas bisa langsung memberikan penanganan, salah satunya dengan melakukan fogging untuk mencegah persebaran demam berdarah.

“Kami minta segera laporkan, dan kita usahakan agar penderita DBD tidak meningkat di Tuban,” pungkasnya. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *