SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Â Penerima subsidi beras untuk masyarakat miskin (Raskin) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tahun 2013 ini turun 16 persen dari kuota sebelumnya sebanyak 141.087 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) menjadi 118.354 RTS-PM. Â
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Drs Musyafak, mengatakan, penurunan jumlah penerima raskin tersebut berdasarkan data dari Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) Badan Pusat Statistik (BPS). Penurunan tersebut dikarenakan kuota raskin nasional mengalami penurunan.
“Sehingga kuota 16 persen tersebut yang awalnya menerima tiap bulan jatah raskin dengan harga Rp 1.600/Kg kini tidak lagi menerima,â€jelasnya kepada www.suarabanyuurip.com Kamis (7/2/2013).
Dia berharap, dengan penurunan jumlah rumah tangga sasaran penerima raskin ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Karena sebelumnya pihaknya sudah mengajukan usulan penambahan kuota penerima raskin.
“Tapi kok ternyata belum disetujui,†sergahnya Musyafak.
Musyaffak menambahkan, sebelum adanya penurunan jatah raskin ini Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui pihak Kecamatan telah mensosialisasikan keseluruh masyarakat dengan berkoordinasi dengan pihak desa atau kelurahan.
“Total untuk Kabupaten Bojonegoro yang menerima raskin tahun ini sebanyak 15 juta KK (kepala keluarga), sebelumnya mencapai 17,55 juta KK,†pungkasnya. (rien)