SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Takrib (55), tukang becak yang biasa mangkal di kawasan parkir Sunan Bonang Tuban, Jawa Timur, tewas setelah memarkirkan becaknya, Jum’at (8/2/2013). Korban diduga mengidap serangan jantung.
Informasi di tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa itu berawal ketika Takrib baru saja tiba di lokasi parkiran Sunan Bonang untuk memulai aktifitasnya. Warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban, itu memarkirkan becaknya. Kemudian Takrib turun dan berjalan menuju salah satu penjual makanan ringan.
Namun belum sampai ketempat yang dituju, tiba-tiba dia terjatuh dan kepalanya membentur paving trotoar jalan. Melihat hal itu beberapa rekan seprofesinya langsung berhamburan untuk menolong. Tapi naas, saat mereka mendekati korban sudah tak bernyawa.
“Tiba-tiba Takrib jatuh, kepalanya membentur ke Paving,” terang Kartini (45), penjual makanan ringan yang mengetahui pertama kali jatuhnya korban.
Sesaat kemudian polisi datang ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi serta memeriksa beberapa saksi guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya tukang becak tersebut.
Kapolsek Kota Tuban, AKP. Basir, memastikan Takrib tewas karena terjatuh. Sebab Petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban. Hanya luka kecil dibagian pelipis akibat terbentur paving jalan.
“Korban terjatuh, kemudian meninggal disini. Untuk dugaan lain seperti sakit, kita tunggu hasil otopsi,” tambah Basir. (edp)