SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) mengaku sudah melakukan pengeboran untuk keperluan sumber air baru. Sebagai pengganti produksi pertanian yang hilang apabila mereka melakukan pengeboran sumber minyak baru di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Kami sedang mencari titik-titik untuk pengeboran air untuk dis intensif pertanian,†kata Fild Admin Superintendant JOB PPEJ, Hananto Aji, saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (11/2/2013).
Hal itu dilakukan karena mencari sumber mata air bawah tanah di Tuban bukan perkara mudah. Karena konstruksi tanah yang berbeda dengan beberapa daerah luar Tuban. Maka itu diperlukan penelitian yang mendalam, agar pengeboran sumber mata air bisa langsung dilakukan untuk keperluan pengganti produksi pertanian.
“Kita harus melakukan study Geomagnet dan Geolistrik bersama dengan konsultan kita dulu,†tambah Hananto.
Disebutkan, pencarian sumber mata air ditempat ini merupakan salah satu syarat, agar operator minyak blok Tuban tersebut bisa sesegera mendapat ijin lokasi untuk melakukan pemboran. Demi mengejar target produksi 42 bph pada tahun 2013 ini.
Hingga saat ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuban masih menahan ijin lokasi milik JOB PPEJ. Alasannya, hingga saat ini perusahaan tersebut belum menyediakan dis intensif pertanian sebagai ganti produksi pertanian yang hilang, apabila pengeboran sumur minyak di Desa Sambonggede, Merakurak dilakukan. (edp)