Tergenang Banjir, Sekolah Diliburkan

SuaraBanyuurip.comEky Nurhadi

Bojonegoro – Proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN)1 Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai Senin, (18/02/2013) terpaksa diliburkan. Halaman dan ruang kelas disekolah itu tergenang air akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo.

Kepala SDN 1 Banjarejo, Sudarsono saat ditemui www.suarabanyuurip.com, mengaku, tak bisa berbuat banyak melihat kondisi ruangan dan halaman kelas yang di penuhi air setinggi 10 centi meter. 

“Sebetulnya hari ini juga ada tri out, tetapi ya terpaksa kami tunda,” terangnya.

Dia mengungkapkan, pihak sekolah sebelumnya sudah dijadwalkan bahwa hari ini akan di adakan Tri Out untuk kelas VI. Namun rencana itu di batalkan lantaran kelasnya tidak bisa digunakan.

Selain mengganggu Tri Out, banjir luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa itu juga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar siswa-siswi lainnya mulai kelas 1 hingga kelas V SD setempat. 

“Terpaksa kami liburkan semua, karena seluruh ruangan tidak bisa digunakan,” tegas Sudarsono.

Dari pantauan di lapangan, ratusan siswa-siswi hanya bermain air dan membersihkan ruangan kelas mereka. Setelah mendapat pengumuman dari pihak sekolah para para siswa kembali pulang.

Baca Juga :   Jalan Rusak Menuju Blok Cepu Direaksi Warga

“Bersih-bersih kelas sambil bermain air, sekolahnya libur,” ujar Bagas siswa kelas V SDN 1 Banjarejo.

Sesuai data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, banjir lupan Bengawan Solo ini telah merendam 8 gedung SD, 4 Gedung TK, dan 3 buah Masjid. Sedangkan jalan poros yang terendam sepanjang 51.375 meter dan jalan kabupaten sepanjang 800 meter. Selain itu 2.680 hektar sawah juga terendam dengan rincian tanaman padi seluas 2.222 hektar dan palawija 33,5 hektar.(had)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *