5.793 Ha Tanaman Padi Rusak Diterjang Banjir

SuaraBanyuurip.comEky Nurhadi

Bojonegoro – Kerugian akibat banjir luapan Sungai Bengawan Solo yang melanda 94 Desa di 13 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur beberapa hari lalu mencapai Rp 10,219 miliar. Kerugian terbesar terjadi pada rusaknya areal tanaman padi seluas 5.793 hektare (ha).

“Kerukan tanaman padi mencapai 60 persen. Sedangkan lainya akibat rusaknya pemukiman warga juga jalan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Kasiyanto, Rabu (20/02/2013).

Dia memperkirakan, jumlah tersebut masih akan bertambah. Sebab belum semua kecamatan yang terdampak melaporkan kerugiannya. Dari 13 Kecamatan yang terdampak, Kecamatan Boureno yang belum melaporkan data kerugian akibat banjir sungai terpanjang dipulau jawa itu.

“Sejumlah desa di Kecamatan Baureno, tanaman padi yang terendam air luasnya mencapai 2.000 hektare lebih,” ujar Kasiyanto menerangkan.

Terpisah, salah seorang petani di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Sumarmo, mengatakan, sekitar satu hektar tanaman padinya yang tergenang banjir itu kini kondisinya mulai mengering karena terendam air empat hari lebih.

Baca Juga :   SHE RC Sesalkan Meninggalnya Pekerja Semen

“Dibiarkan dulu mas, sudah mati mau diapakan lagi,” sambung Sumarno pasrah.

Padahal usia tanaman padinya itu baru sekitar satu bulan. Ia memilih untuk membiarkan tanaman padinya yang busuk itu terlebih dahulu, dan menunggu setelah musim kemarau datang untuk menanam padi lagi.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Subekti saat dihubungi www.suarabanyuurip.com, menjelaskan, usia tanaman padi yang terendam air banjir mulai 30 hari hingga 70 hari. Akibat terendam air banjir, tanaman padi mengalami kerusakan dan penurunan produksi hingga gagal panen, termasuk tanaman padi yang mati.

“Sesuai biaya yang sudah dikeluarkan petani berkisar Rp1,8 juta hingga Rp2 juta per hektarenya. Itu untuk biaya tanam, bibit, sampai pemupukan, dan biaya pegawainya” cetusnya. (had)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *