Proyek Unitisasi Gas Disinyalir Telah Dimulai

SuaraBanyuurip.com Athok Moch Nur Rozaqy/Samia’an Sasongko.

Bojonegoro– Menyusul persetujuan Plan of Development (PoD) gas unitisasi Lapangan Jambaran-Tiung Biru-Cendana beberapa waktu lalu, disinyalir mulai ada aktifitas di lapangan.

Penelusuran Suarabanyuurip.com, Kamis (21/2/2013), di lapangan, tepatnya di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyebutkan  diduga mulai ada proses pengecekan lahan.

 “Beberapa minggu lalu, Mas, belum sampai satu bulan ada semacam tim survei sedang melihat lahan warga yang diperkirakan terimbas rencana pengembangan itu (unitisasi-Red),” ucap salah satu warga setempat yang tidak mau disebut namanya karena alasan takut.

Menurut dia, informasinya tim tersebut melakukan pendataan lahan-lahan warga yang kemungkinan terkena proyek. “Kalau pembebasan sepertinya belum, hanya mendata mana yang kena dan mana yang tidak,”ungkapnya.

Dia mengaku, kabar penggabungan ketiga lapangan tersebut sudah cukup lama berhembus. Hanya saja, dia belum mendengar persetujuan PoD oleh pemerintah melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) beberapa waktu lalu. 

Baca Juga :   Pertamina EP Akan Perbaiki Jembatan Semanggi

“Bagaimana perkembanganya dari pusat saya tidak tahu, tapi kalau rencana penggabungan sudah dengar,” katanya.

Warga lain menuturkan, panjang antara lokasi TBR, Blok Gundih dengan Jambaran, Blok Cepu diperkirakan mencapai 20 Km. Melewati beberapa desa, diantaranya Desa Kalisumber, Kaliombo (Jambaran), Pelem, dan Desa Bandungrejo. Desa tersebut masuk dalam Kecamatan Purwosari, Tambakrejo, dan Kecamatan Ngasem.

“Belum yang dari Cendana di Padangan,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasca persetujuan PoD Gas Jambaran-TBR-Cendana, baik Pertamina Eksploirasi dan Produksi Pertamina (EP), operator Blok Gundih maupun Mobil Cepu Ltd (MCL), operator Blok Cepu sama-sama enggan berkomentar lebih lanjut. Bahkan kedua perusahaan energi Minyak dan Gas Bumi (migas) ini terkesan saling lempar ketika dimintai informasi. (roz/sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *