Pelajar Cangkruk di Warkop Resahkan Warga

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Seringnya sejumlah siswa SMK Muhammadiyah Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur membolos disaat jam pelajaran diresahkan warga.  Selain berkeliaran di jalanan, mereka banyak ditemukan cangkruk di warung kopi (Warkop) sambil merokok.

Pantauan SuaraBanyuurip.com di Babat menyebutkan, setiap hari beberapa warung kopi di sekitar SMK Muhammadiyah Babat banyak dipenuhi siswa sekolah tersebut. Ini terlihat dari baju seragam, dan atribut sekolah di lengan para pelajar tersebut.

Selain minum sambil bersenda gurau rata-rata pelajar ini juga merokok. Mereka biasa berkumpul di warung-warung kopi disaat jam pelajaran.

Rastam, warga Babat yang rumahnya tak jauh dari lembaga pendidikan tersebut mangaku, banyak tetangganya yang resah melihat kebiasaan anak-anak sekolah tersebut.  “Hampir setiap hari anak-anak  SMK Muhammadiyah cangkruk di warung kopi. Mereka juga merokok beramai-ramai. Bikin bising setiap hari,“ keluh Rustam.

Menurutnya, selama ini pihak sekolah seakan mengabaikan siswanya yang berkeliaran setiap hari. Buktinya tidak pernah ada operasi dari pihak guru ke warung kopi yang biasa menjadi tempat mangkal mereka. Padahal SMK ini merupakan  sekolah swasta terbesar di wilayah Kecamatan Babat.

Baca Juga :   Pendapatan Pemkab Bojonegoro Naik Rp20 Miliar dari Tahun 2016

Saat dikonfirmasi tentang fenomena memprihatinkan tersebut, Kasek SMK Muhammadiyah Babat, Rochim, tidak berada di tempat. Sementara Wakasek bidang  kurikulum, Kharis, mengatakan, pihak sekolah sudah berulangkali melakukan operasi ke warung-warung kopi.

“Sebenarnya saya juga menyesalkan pemilik warung kopi yang menyediakan meja, dan kursi di dalam rumah untuk anak-anak ngopi dan merokok. Kesannya melindungi. Mereka seharusnya melarang anak-anak sekolah marung disitu,“ kata Kharis.

Menurut Kharis, para siswa yang berkeliaran di warung-warung tersebut tidak saja dari SMK Muhammadiyah, namun juga dari sekolah lain.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Petugas Satpol PP Babat menyatakan, sudah seringkali melakukan operasi anak-anak yang berkeliaran disaat jam pelajaran. Khusus untuk siswa SMK Muhammadiyah petugas Satpol sudah memberikan teguran langsung ke sekolah.

“Menurut gurunya, mereka yang cangkruk di warung kopi itu menunggu jam praktik atau sudah selesai praktik,” kata Kepala Satpol PP Babat, Khasmin. Melihat masih banyaknya siswa berkeliaran, dia berjanji akan melakukan tindakan tegas. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Polres Musnahkan Barang Memabukkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *