SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro– Setelah dikerjakan beberapa bulan melalui proses syuting, akhirnya film bertajuk Hasduk Berpola ditayangkan perdana di ruang Angling Dharma lantai II, gedung Pemkab  Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (28/2/2013).
Acara seni budaya ini dihadiri perwakilan dari operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), Pertamina EP, operator  Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina East Java (JOB PPEJ), SKK Migas Jabamanusa, Muspida BOjonegoro, dan beberapa insan media massa.
Perhelatan berlangsung lancar, dan terdengar decak kagum serta tepuk tangan yang meriah ketika pemutaran film yang dibintangi anak-anak pilihan dari Bojonegoro tersebut. Penonton terlihat sangat puas, dan tidak sedikit yang terbawa suasana.
Hasduk Berpola adalah film Indonesia baru yang telah rampung melaksanakan syuting pada bulan Juli hingga Agustus 2012 lalu di Bojonegoro, dan Surabaya ini, dibintangi oleh artis papan atas seperti Iga Mawarni, Idris Sardi, Fay Nabila, Calvin Jeremi, Ranti Purnamasari,  Ninik L Karim, Meitha Tamrin.
Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengungkapkan, Â rasa bangganya terhadap anak-anak yang berbakat dan membanggakan. Bahkan dengan adanya film ini diharapkan semua pihak yang menonton mampu mengerti dan memahami pesan moral di dalamnya.
“Jika seorang guru yang melihat film ini, maka dia akan mengajarkan kepada anak didiknya  arti kejujuran pada diri sendiri. Bahkan edukasi yang di dapat adalah proses menjadi diri sendiri dan membentuk karakteristik,†jelas Kang Yoto, sapaan akrab Bupati Suyoto.
Sementara itu produser film Hasduk Berpola, Haris Nizam, mengatakan, jika proses pematangan dalam pembuatan film ini sangat panjang yaitu 3 tahun lamanya. Film yang dilatarbelakangi suasana wisata di Bojonegoro akan menjadi peluang untuk mempromosikan keindahan Bumi Angling Dharma.
“Semoga dengan hadirnya film Hasduk Berpola ini bisa mengisnpirasikan seluruh masyarakat Indonesia, untuk dapat menerapkan pesan yang mendalam bagi penontonnya seperti meningkatkan rasa nasionalisme, dan patriotosme bangsa Indonesia, dan menghargai perjuangan dan jasa para pahlawan kita terdahulu,†tegasnya. (rien)