Program Kambing Prioritaskan Warga Miskin

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Program ternak kambing yang akan digulirkan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP), operator migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur bakal memprioritaskan warga kurang mampu. Program pemberdayaan masyarakat itu untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya ternak.

Dalam teknisnya, program ternak kambing itu akan dilaksanakan secara kelompok dengan sistim perguliran. Jumlah kambing yang akan diberikan sebanyak 90 ekor betina dan 9 ekor pejantan. Masing-masing kelompok terdiri dari 30 orang. 

“Kami utamakan warga miskin yang bersedia memelihara kambing dan domba,” kata  Asisten Manager Humas (Hubmas) Pertamina EP Region Jawa, Dian Hapsari Firasati.

Dia menerangkan, tujuan program ternak ini salah satunya adalah mendukung program Pemkab Bojonegoro dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program perkembangbiakan kambing.

Ada beberapa tahapan kegiatan yang akan dilakukan sebelum program ternak kambing  digulirkan. Salah satunya adalah sosialisasi dan pemantapan sumber daya manusia (SDM) kelompok ternak yang akan menanganinya.

Baca Juga :   Air Selalu Menjadi Substansial Kehidupan

“Dengan begitu kelompok masyarakat bisa mengelola dengan baik program ini,” sambung Humas Pertamina EP lainnya, Tiara.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Kalisumber, Ahmad Jais, mengatakan, meski Pertamina EP belum memberikan sesuai dengan yang diminta warga dalam program ternak kambing yakni, satu kepala keluarga (KK) satu Kambing. Namun, setidaknya operator sudah menunjukkan niat baik untuk membantu meningkatkan ekonomi warga sekitar TBR.

“Program awal ini harus dikelola dengan baik sesuai kesepakatan bersama dengan cara perguliran. Jadi, kedepannya bisa mengajukan program lagi,” ungkap Ahmad Jais melalui telepon Minggu (03/03/2013).

Ditambahkan, pokmas ini membawahi delapan kelompok kerja (Pokja) dengan tugas bidang berbeda yang ditangani. Yakni dibidang peternakan, pendidikan, pertanian, ketrampilan, pembangunan, kesehatan, perekonomian dan kepemudaan.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *