BLH Selalu Pantau Pencemaran Industri

SuaraBanyuurip.com – Ririn W

Bojonegoro- Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur  terus melakukan pemantauan terhadap kegiatan industri yang saat ini mulai bergeliat di Bumi Angling Dharma. Meskipun belum ada pencemaran yang berasal dari limbah beracun, namun tetap menjadi prioritas utama agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan BLH, Sutanto,  mengatakan, jika saat ini ada beberapa yang menjadi perhatian lembaganya, diantaranya, kegiatan industri seperti minyak dan gas bumi (migas) yang dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS), hotel, pabrik rokok, dan rumah sakit.

“Semua itu berpotensi menimbulkan limbah beracun,” tegas Sutanto, Selasa (5/3/2013).

Pihaknya selama ini telah mengupayakan agar semua kegiatan di tempat-tempat tersebut,  tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dengan melakukan pemantauan di lapangan 3 bulan sekali. Itu pun setelah dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) terbit.

“Dalam melakukan pemantauan tersebut sekaligus memberikan masukan-masukan, dan melakukan evaluasi bersama seperti penyempurnaan IPAL-nya, saluran drainase, dan semua kewajiban yang ada di dalam dokumen untuk tetap dipatuhi,” imbuhnya.

Baca Juga :   Kopdar Perdana Komunitas KabarDesa.com Bojonegoro

Meskipun begitu, ada salah satu contoh kasus di Bojonegoro pencemaran lingkungan yang dilaporkan warga yang berasal dari peternakan ayam, di Kecamatan Dander, dan Kecamatan Kanor. Pencemaran ini terjadi karena kotoran ayam yang berada di kandang berukuran besar tersebut menimbulkan bau tidak sedap, dan mengganggu warga sekitar.

“Kami memberikan peringatakan kepada pemilik peternakan ayam tersebut, agar mencari solusi bagaimana caranya agar tidak menimbulkan bau, dan dampak negatif lainnya. Akan tetapi ada yang tidak mengindahkan sehingga terpaksa BLH memberikan rekomendasi untuk menutup peternakan tersebut,” tukasnya.

Dia mengungkapkan, jika saat ini terus mengupayakan menjaga kelestarian lingkungan meskipun banyak kegiatan atau pembangunan yang menghasilkan limbah. Hal ini demi menjaga kelestarian alam. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *