Polisi Tangani Penculikan Vivin

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Keluarga Vivin Nur Aini (18), siswi santriwati Madrasah Aliyah Al Jihad mendatangi Mapolres Tuban, Jawa Timur, Rabu (6/3/2013). Mereka melaporkan kasus penculikan yang menimpa Vivin diculik oleh orang yang menyaru sebagai sopir angkutan umum ketika korban akan kembali ketempatnya belajar, Selasa (5/3/3013).

“Ya kita laporkan kasus yang menimpa anak saya kemarin mas,” terang Mustain (53), ayah korban kepada SuaraBanyuurip.com saat berada di Mapolres Tuban, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Rabu (6/3/2013).

Keluarga korban melaporkan kejadian ini dengan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Kemudian menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tuban.

“Tadi sudah diperiksa, sekarang menunggu print dari petugas,” tambah Mustain dengan bahasa jawa.

Sementara itu, korban mengaku masih trauma untuk kembali kesekolah dan pondok pesantrennya menggunakan angkutan umum. Saat ini, dia ingin beristirahat dulu dan meminta kepada orang tuanya untuk mengantar jemput jika sudah bersedia sekolah lagi.

“Saya masih takut pak,” sambung Vivin singkat.

Baca Juga :   Jalan Dekat Kilang Mini TWU Dicor

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Arief Kristanto, membenarkan, adanya laporan penculikan dari keluarga Vivin. Dari pengakuan korban, Arief mengatakan Tempat Kejadian Perkara yang ada di Terminal Blimbing, Kecamatan Brondong, berada diwilayah hukum Polres Lamongan.

“TKP masuk wilayah hukum Polres Lamongan, tapi kita akan bantu penyidikan dengan melakukan koordinasi dengan Polres Lamongan,” sergah Arief.

Sebelumnya, penculikan dengan modus menyaru sebagai sopir angkutan umum menimpa Vivin Nuraini, warga Dukuh Kiring, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban. Saat itu, korban menaiki angkutan umum dengan jurusan Tuban-Paciran.

Modusnya, pelaku menggunakan mobil dengan plat kuning saat berada dikawasan terminal Blimbing, Brondong, Lamongan. Saat menumpang mobil tersebut, korban justru dilarikan dan dipaksa untuk berpindah ke mobil jeep dengan warna hitam. Beruntung, korban bisa melarikan diri saat pelaku sedang keluar dari mobilnya. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *