SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan -Hati-hatilah bila melintas jalan raya antara Kecamatan Bluluk – Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Di jalan raya antarkecamatan sepanjang 12 kilometer tersebut, selain kondisinya bergelombang juga banyak terdapat lubang menganga.
Ironisnya diantara pertengahan jalan poros kecamatan tersebut terdapat bangunan jalan yang kondisinya belum beraspal. Panjangnya mencapai 200 meter. Kondisi jalan berupa makadam terlihat batu-batu runcing di jalan tersebut.
Entah kenapa jalan tersebut dibiarkan ‘telanjang’ tidak dibangun aspal sekalian. Kondisi jalan rusak itu sangat membahayakan. Khususnya bagi pengendara yang buta dengan lokasi jalan tersebut.
Menurut Munawar warga setempat, jalan makadam tersebut banyak memakan korban. Khususnya pengendara yang jarang melintasi rute Bluluk – Sukorame.
“ Pengendara yang terlanjur melalu kencang di jalan beraspal, tidak tahu kalau di depan ada jalan yang rusak belum dibangun. Mereka mengerem mendadak dan sering jatuh,“ kata Munawar, Kamis (7/3/2013).
Munawar tidak tahu kenapa jalan tersebut disisakan, dan dibiarkan ‘telanjang’ bertahun-tahun. Padahal semua jalan raya Bluluk-sukorame sudah diaspal, dan dirabat beton semua.
“Kalau tidak segera dibangun, akan selalu jatuh korban, Mas,“ ujar Munawar. (tok)