SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – PT. Pertamina (PERSRO) Full Retail Marketing Region V menegaskan, kelangkaan Liquified Petroleum gas (LPG) 3 kilo gram (Kg) di Kabupaten Bojoegoro, Jawa Timur, bukan karena pengurangan pasokan. Melainkan upaya penataan distribusi ketingkat agen karena LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi.
“Jadi ini lebih pada penataan distribusi, bukan pengurangan pasokan,†kata Asisten Customer Relation – External Relation, PT. Pertamina Full Retail Marketing Region V, RUSTAM AJI melalui siaran persnya yang dikirim kepada suarabanyuurip.com, Kamis (7/3/2013).
Dia menerangkan, penataan LPG 3 kg itu mulai dilaksanakan Pertamina sejak Mei 2012 lalu. Salah satu point utama dalam penataan tersebut adalah agar setiap pangkalan memiliki kontrak hanya dengan satu agen. Yakni sesuai dengan jalur distribusi LPG 3 kg, yaitu Depot LPG – SPPBE – Agen LPG-Pangkalan LPG – Konsumen.
“Ini diperlukan untuk mempermudah pengawasan, agar LPG 3 kg lebih tepat sasaran. Baik dari sisi pengguna maupun wilayah peredarannya,†tegas Rustam Aji.
Rustam mengungkapkan, kebutuhan LPG 3 kg di Jawa Timur rata-rata sebesar 2.200 Metric Ton (MT) per hari. Sedangkan khusus untuk Bojonegoro sebesar 32.5 MT/hari. Sehingga dengan jumlah tersebut kebutuhan LPG di wilayah Jatim termasuk Bojonegoro aman karena stok di Terminal BBM Perak dan Depot LPG Maspion berjumlah
18.010 MT.
“Kami telah menyalurkan LPG 3 kg kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan,†tandasnya.
Pertamina menghimbau masyarakat untuk melakukan pembelian LPG kepada lembaga penyalur resmi Pertamina di agen atau pangkalan. Saat ini, di Jawa Timur terdapat sedikitnya 480 agen dan 9.240 pangkalan LPG 3 kg yang resmi.
Selain itu, tambah Rustam, masyarakat juga diminta untuk teliti dan hati-hati, serta segera melaporkan ke pihak berwajib atau Pertamina, jika mendapati tindak penyelewengan LPG dengan cara “menyuntik” untuk mengurangi isi LPG 3 Kg.
“Kami akan menindak tegas lembaga penyalur maupun oknum Pertamina yang mencoba memainkan LPG 3kg untuk masyarakat,†pungkas Rustam Aji.
Seperti diberitakan sebelumnya, konsumen mengaku kesuitan untuk memperoleh LPG 3 kg. Menurut salah satu distributor LPG di Bojonegoro, UD UD Makmur di Jalan Hayam Wuruk, kelangkaan LPG 3 kg itu dikarenakan adanya pengurangan pasokan dari Pertamina. (rien)