SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Program ternak kambing yang telah disepakati antara masyarakat Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur melalui kelompok masyarakat (Pokmas) dalam proses. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan (LPKP), sebagai pendamping program, masih menunggu penandatangan kontrak dengan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP), operator migas Tiung Biru, Blok Gundih.
Namun, disisi lain, Pokmas Desa Kalisumber yang dipercaya warga untuk mengelola program kambing sudah siap menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang akan digulirkan Pertamina EP.
Direktur LSM LPKP, Anwar, meski secara legalitas pendampingan belum ada, namun secara komitmen dengan Pertamina EP sudah jelas. Sehingga koordinasi dengan Pokmas terus dilakukan. Akan tetapi, untuk terjun langsung dalam kontek pelaksanaan belum berani melakukan secara keseluruhan.
“Sambil menunggu teken kontrak, kita tetap melakukan komunikasi dengan Pokmas, Mas. Baik untuk penentuan rencana warga penerima program kambing maupun untuk kesiapan yang lainnya,” kata Anwar dalam pertemuan dengan Pokmas di rumah Kepala Dusun (Kasun) Jambe, Abdul Karim, Senin (11/3/2013).
Sebagai pendamping program, jelas Anwar, tidak berani gegabah dalam menjalankan program tersebut. Karena bersentuhan langsung dengan warga. Artinya, sebelum legalitasnya terpenuhi pendampingan belum dapat berjalan secara maksimal.
“Insya Allah Rabu (13/3/2013) besok ini pembicaraan kontrak LPKP dengan Pertamina EP sudah selesai dilakukan. Setelah itu, baru kita langsung maksimal dalam melaksanakan pendapingan program kambing tersebut,” terangnya.
Ketua Pokmas Desa Kalisumber, Ahmad Jais, mengatakan, Pokmas sudah siap menerima dan melaksanakan tahapan program ternak kambing yang akan digulirkan. Termasuk rencana warga yang nantinya sebagai penerima.
“Pokmas sudah siap untuk menerima program kambing tersebut. Sesua musyawarah anggota Pokmas, data 90 warga penerima program kambing sudah tersiapkan,” sergah Ahmad Jais.
Kepala Dusun Jambe, Abdul Karim, menambahkan, dengan adanya kepastian tandatangan kontrak itu Pertamina EP dan LPKP tinggal menentukan jadwal mengumpulkan warga penerima program. â€Karena pada intinya pokmas sudah siap semuanya,” sambung Abdul Karim.(sam)