Dirpam Obvit Sampaikan Permintaan Ma’af

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro –  Kalahar Pengamanan Obyek Vital (Drpam Obvit), Kompol Wagiyo, menyatakan permintaan ma’af atas pemukulan yang dilakukan anggotanya terhadap tiga pemuda Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dalam unjuk rasa di lokasi proyek engineering, procurement and constructions (EPC) -2 Banyuurip, Blok Cepu, Kamis (14/3/2013), sore tadi.

“Baik secara pribadi maupun kesatuan, saya meminta ma’af atas insiden ini,” kata Wagiyo dihadapan Kepala Desa Gayam Pujiono dan perwakilan Karang Taruna Putra Mandiri.   

Dia berjanji, akan mendatangkan oknum anggota yang diduga sebagai pelaku pemukulan terhadap tiga pemuda Gayam. “Saya akan meminta anggota untuk menemui ketiga korban dengan difasilitasi kades Gayam untuk meminta maaf,” tegas dia.

Wagiyo mengaku, tidak mengetahui langsung insiden tersebut. Sebab ketika aksi itu terjadi dirinya sedang bertugas di lokasi Tuban. Sehingga dia memerintahkan anggota Pam Obvit untuk mengawal unjuk rasa yang dilakukan  karang taruna di lokasi proyek EPC-2 Banyuurip yang berada di lapangan sepak bola Gayam.

Baca Juga :   Manajemen Hotel Aston Kunjungi Redaksi SBU

“Saya kaget ketika ada informasi ada insiden tersebut, Mas. Kemudian saya langsung kemari,” tutur Wagiyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pemuda Gayam yakni Narito, Sawut dan Yono menjadi sasaran amuk Dirpam Obvit ketika melakukan unjuk rasa menuntut penyelesaian tukar guling lapangan Desa Gayam. Mereka menderita luka lebam di bagian wajah dan punggung akibat dipukul dan dibanting oknum Dirpam Obvit.(sam) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *