SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Banjir bandang kembali menerjang wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kali ini sedikitnya dua desa di wilayah Kecamatan Temayang menjadi korban amuk luruhnya air dari wilayah pegunungan setempat.
Dua desa tersebut yakni, Desa Sugihan, dan Desa Kedung Sumber. Akibat amuk air bah sebanyak 240 Rumah, dan ratusan hektare padi siap panen terendam air bercampur lumpur.
Camat Temayang, Subiyono, mengatakan, banjir bandang tersebut disebabkan, karena meluapnya sungai Sugihan yang melintas di dua desa itu putus. “Karena tanggulnya (tanggul Kali Sugihan) tak kuat menahan derasnya air, maka tanggulnya jebol,” jelasnya, Senin (18/3/2013).
Rumah warga yang terkena banjir bandang itu terendap lumpur setinggi 50 centi meter. Belum ada laporan korban jiwa, tetapi kalau rumah rusak ada.
Selain rumah dan tanaman padi, banjir juga merusak Jembatan yang menghubungkan Dusun Bulu dan Dusun Dodol.
Dari pantauan SuaraBanyuurip.com, Â para warga sedang sibuk membersihkan rumahnya. Para warga juga sedang membuat jembatan darurat yang putus diterjang banjir bandang.(had)