Gelar Simulasi Penanganan Unras Pilkades

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Puluhan massa dari salah satu pendukung dalam pilihan kepala desa (pilkades) massal melakukan unjuk rasa (Unras) di Alun-alun Kota Lamongan, Jawa Timur, karena tidak puas dengan proses pemilihan. Aksi mereka kemudian dihadang oleh satu peleton Pengendalian Massa (Dalmas) Satpol PP.

Namun aksi pembubaran unras itu adalah bagian dari atraksi dalam Upacara Peringatan HUT Satpol PP ke 63 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke 51 , Selasa (19/3/2013). Selain aksi Dalmas, juga ditampilkan aksi 20 anggota Satpol PP yang memeragakan  gerakan menghalau massa dengan tongkat T.

“Gerakan dengan tongkat T ini adalah untuk membela diri jika terjadi hal yang tidak diinginkan saat anggota bertugas menegakkan ketertiban. Ada 20 gerakan yang diperagakan dengan variasi gerakan tendangan, pukulan dan tangkisan menggunakan tongkat, ” ucap Kasatpol PP Lamongan, Tony Tamtama Jati seusai upacara.

Sementara atraksi menghalau massa unras terkait proses Pilkades, menurut Tony adalah bagian dari kesiapsiagaan Satpol PP menjelang Pilkades massal yang akan dimulai Mei mendatang.

Baca Juga :   KSU Lima Dua KaTe Dilatih Bikin Obat

Bupati Fadeli ketika membacakan amanat Gubernur Jatim, saat bertindak sebagai Inspektur Upacara, mengatakan, masalah kuantitas SDM Satpol PP saat ini jauh dari memadai jika dibandingkan dengan beban tugas yang harus diemban. Terlebih lagi bila memperhatikan luas wilayah serta keragaman obyek tugas.

“Kompetensi kini menjadi isu yang cukup strategis dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di semua lini organisasi, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja. Apabila organisasi ingin berkembang maju dan produktif, maka harus didukung dengan sumber daya manusia yang kompeten,” pesan dia.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *