SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Diduga stres akibat menderita penyakit komplikasi dan strooke, seorang nenek ditemukan tewas disalah satu sumur Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur, Selasa (19/3/2013).
Informasi yang didapat, nenek nekad menjeburkan tubuhnya ke dalam sumur itu adalah Srilah (63). Mayat korban pertama kali ditemukan suaminya, Sakib (70), disalah satu sumur dengan kedalaman sekitar 4 meter.
“Saat itu, Sakib bangun tidur siang dan mencari istrinya kerumah saya. Karena tidak ada dirumah, kemudian dia mencari kebeberapa tempat dan mendapati istrinya sudah berada didalam sumur,” terang Lasdi (65), tetangga korban.
Melihat istrinya dalam keadaan tengkurap didalam sumur. Sakib kemudian berteriak minta tolong. Beberapa warga termasuk Lasidi berdatangan ke lokasi. Mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Plumpang.
“Setelah itu warga langsung lapor keperangkat dan polisi,” tambah Lasdi.
Petugas yang datang melakukan evakuasi jenazah dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban.
“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Tapi kita masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat kepada sejumlah wartawan dilokasi kejadian.
Sementara itu, beberapa kerabat korban mengaku Srilah sudah berulangkali melakukan percobaan bunuh diri. Salah satunya dengan cara meminum obat nyamuk. Namun beruntung saat itu ada tetangga korban yang mengetahui kemudian menggagalkannya.
“Mbah Srilah sering mengeluh sakit. Dulu pernah mencoba minum obat nyamuk tapi gagal,” terang salah satu tetangganya.(edp)